Teman"yang mau template dota dwdld ae ndk kene ahahahaayy...
bElAjAr MENERIMA
05.52 |
BELAJAR MENERIMA
“Mama dan papa jahat!” teriak Natania di dalam hati. Karena marah dan kesal, Natania berlari keluar rumah tanpa pamit pada siapapun. Ia betul-betul jengkel pada mama dan papanya.
Natania terus melangkah tanpa arah. Akhirnya tibalah ia di suatu daerah yang sangat kumuh. Banyak anak yang sebaya dengannya tinggal di tempat itu. Pakaian mereka begitu kotor dan kumal, namun mereka bermain dengan riangnnya. Natalia sangat iri melihat mereka. Melihat Natania mendekat, mereka langsung mengerumuni Natania.
“Kalian sedang bermain apa?” tanya Natania ramah. Anak-anak itu hanya menatap heran.
“Kamu siapa? Kamu bukan anak sini, kan?” mereka malah balik bertanya.
“Bajumu bersih dan rapi. Sedang apa kamu disini?” sambung salah seorang anak.
“Aku cuma jalan-jalan,” kata Natania berbohong. “Kalian semua seru sekali bermain. Orang tua kalian tidak mencari?” tanya Natania.
“Sebagian dari kami sudah tidak punya orang tua lagi,” jawab salah seorang dari mereka. “Tapi itu tidak masalah. Kami tidak merasa kesepian sebab kami selalu main bersama. Kamu sendiri bagaimana?” tanya seorang anak.
Pertanyaan itu membuat Natania terdiam. “Orang tuaku sedang bekerja.
Mereka juga tidak akan mungkin mencariku,” kata Natania.
“Aku boleh kan, ikut main?” tanyanya. Mereka semua mengangguk dan tersenyum.
Lalu mereka mengajari Natania bermain lompat tali. Natania merasa sangat senang. Ia tidak merasa sedih lagi. Ia hampir lupa pada masalah kedua orang tuanya.
Setelah kelelahan bermain, mereka duduk dan berbincang-bincang. “Kamu enak ya, Nat! Tinggal di rumah yang bagus dan mewah, bisa sekolah, dan punya banyak temen lagi,” kata anak yang bernama Ela. Rupanya Ela sangat ingin bersekolah, namun orang tuanya tidak punya cukup biaya.
“Iya, kamu memang beruntung, Nat! Kamu masih punya orang tua yang sayang sama kamu. Aku betul-betul iri padamu,” kata Dani, anak yang setiap harinya mengamen di jalanan. Kedua orang tuanya sudah meninggal dan ia yatim piatu sekarang.
Tadi, Natania sangat sedih mendengar kabar bahwa kedua orang tuanya akan bercerai. Natania mengira kedua orang tuanya tidak sayang lagi padanya.
“Kalian tidak perlu iri padaku. Meskipun aku punya orangtua, tetapi merka sebentar lagi akan bercerai. Aku sangat sedih…” bisikya dalam hati.
Lalu Natania memandangi teman-temanya satu per satu. Tiba-tiba ia sadar, bahwa ia harus segera pulang. Pasti orang tuanya akan sangat cemas. Natania buru-buru pamit pada teman-teman barunya itu.
Di jalan, Natania terus memikirkan kata-kata teman-temanya. “Mereka memang benar. Aku punya orang tua yang menyayangiku. Walaupun mereka akan berpisah, mereka tetap kedua orang tuaku. Aku juga punya banyak teman. Jadi buat apa aku sedih?” batinnya.
Sesampainya di rumah, mama dan papanya menyambut dengan lega. Rupanya sudah lama mereka menunggu Natania dengan cemas. Lalu mereka mengajak Natania ke ruanga tengah. Papa Natania mulai bicara.
“Natania, Papa tahu, Papa dan Mama memang salah. Tapi Papa dan Mama sudah memutuskan hal yang sulit ini…” Papa terdiam sejenak.
Lalu melanjutkan dengan nada suara yang sedih, “Natania, setelah Papa dan Mama berpisah, kamu akan tinggal dengan Mama. Semua ini bukan karena Papa tidak sayang sama Natania. Papa sering kali keluar kota. Natania akan lebih aman dan tidak kesepian kalau tinggal bersama Mama.”
Papa lalu terdiam, menunggu reaksi Natania. Mama juaga tampak tegang. Mereka tahu, Natania pasti sangat sedih. Akan tetapi, Natania langsung memeluk kedua orang tuanya. Kini Natania sudah bisa mengerti. Mungkin itu yang terbaik untuk kedua orang tuanya.
“Natania sayang Papa dan Mama. Dan Natania tahu, walaupaun Papa dan Mama berpisah, Papa dan Mama masih sayang sama Natania, katanya sambil tersenyum. Mendengar itu, papa dan mamanya tersenyum lega.
Awas Arema dalam Bidikan
20.09 |
MALANG – Carut marut yang terjadi pada Arema saat ini, disinyalir ada yang ikut bermain. Termasuk memanfaatkan momen keterlambatan pembayaran gaji, untuk menghancurkan Arema. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak tertentu, yang tetap ngotot ingin membawa Arema bergeser dari Super Liga. Sinyalemen bahkan sempat disampaikan Presiden Klub Arema, Rendra Kresna, dihadapan pemain saat akan bertolak dari Osaka ke Indonesia, beberapa waktu lalu. ‘’Saya mendapat informasi, ada orang-orang yang ingin menghancurkan Arema. Mereka terus berusaha segala cara, agar Arema tidak bisa survive. Termasuk dengan ngotot membawa Arema ke kompetisi yang lain,’’ ujar Rendra, ketika itu. Karena itulah, Rendra ketika itu meminta agar seluruh pemain tetap kompak dan mempercayakan kepada manajemen. Karena, manajemen Arema tetap akan berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan tim, sekalipun tidak bisa tepat waktu. Sikap yang sama, tampaknya juga disampaikan pendiri Arema, Lucky Acub Zaenal. Menurut Sam Ikul, semua komponen di Arema harus tetap bersatu padu dan tidak boleh saling menjatuhkan. Mereka juga harus saling percaya, agar tidak sampai dimasuki oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang bertujuan untuk merusak Arema. ‘’Jika di klub itu, tidak ada yang saling menjatuhkan, tidak saling menyerang dan bersatu, klub itu akan kuat. Apalagi kalau ada orang gila bola yang mau gabung, untuk bersama-sama mengelola Arema, akan semakin bagus. Bukan malah harus ada yang ditendang keluar. Begitu juga di Arema, tim ini butuh orang yang gila bola, klubnya saja sudah Singo Edan. Jika semuanya kompak, saya yakin, Arema ini akan semakin kuat dan tidak mudah direcoki orang,’’ terang Sam Ikul, sapaan akrabnya. Karena dalam sejarahnya, kata Sam Ikul, Arema sebagai klub mandiri, selalu dikelola oleh orang yang gila bola. Artinya, sosok yang siap kehilangan dana besar demi menghidupi klubnya, itu karena klub belum jaminan akan dapatkan keuntungan. Musim ini, Arema sendiri dikelola oleh banyak tokoh yang sangat gila bola yang saat ini duduk di jajaran petinggi Singo Edan. Lucky menyebut seperti Andi Darussalam Tabusala (ADS), Presiden Klub Arema Indonesia, Rendra Kresna, serta beberapa tokoh lainnya. Dia yakin, jika para ‘gila bola’ ini bisa bersatu dan tidak saling tendang, Arema akan menjadi klub yang semakin kuat. Pasalnya, Singo Edan juga sudah punya aset berharga, yakni Aremania yang selalu mendukung Arema. ’’Jadi yang ingin menghancurkan Arema, sebaiknya berpikir ulang. Arema itu sangat kuat dengan adanya Aremania dan orang-orang yang gila bola,’’ tegasnya. Sedang Totok Kaconk, Aremania Korwil Palem mengatakan, dukungan penuh terus diberikan Aremania. Mereka pun siap membantu Arema untuk memecahkan masalah krisis financial. Seperti yang sudah dijalankan pada Januari 2010 silam, Aremania siap menggencarkan program ‘Save Arema’ diantaranya dengan cara membuka rekening Aremania. Mereka bersama-sama akan urunan mengumpulkan dana bagi Arema. Selain itu, dia juga berharap para petinggi Singo Edan, mulai dari jajaran Yayasan dan manajemen tetap kompak dalam menangani Arema. Dengan kebersamaan dan rasa tanggung jawab tinggi, mereka diyakini pasti mengatasi masalah tersebut. Salah satunya yakni, pelunasan tanggungan dua bulan gaji kepada pemain yang cukup dinantikan Noh Alam Shah dkk. ‘’Kami yakin, tim ini akan tetap hidup. Masalah yang sekarang terjadi, adalah masalah klasik. Semua jajaran di manajemen Arema harus tetap kompak, dan jangan sampai terpecah. Begitu juga pemain harus tetap konsentrasi ke kompetisi dalam arahan pelatih. Masalah ini akan segera tuntas. Aremania sendiri juga jangan sampai terprovokasi hingga terpecah, SUMBER :www.malang-post.com |
Puisi....
07.03 |
Kenangan
Jika umur ku tak panjang lagi,
Hal terindah adalah mengenalmu
Jika aku tak bernafas lgi,
Hal terindah adalah kasih sayankmu
Jika aku sudah tak bernyawa lagi,
hal terindah adalah bersamamu
Kebersamaan
Lihatlah bulan n bintang di luar sana,
mereka tertawa bersama,tersenyum bersama
Walaupun mereka sedang bersedih mereka tetap bersama,tu lah ciptaan Tuhan indah ea...
Aku ingin kita seperti bulan dan Bintang
Profil Timnas Garuda .. .
06.47 |
| Nickname(s) | Timnas (Tim Nasional, The National Team) Merah Putih (The Reds and Whites) Tim Garuda (The Garuda Team) | ||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Association | Football Association of Indonesia (PSSI) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Sub-confederation | AFF (Southeast Asia) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Confederation | AFC (Asia) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Head coach | Alfred Riedl | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Asst coach | Widodo C. Putro Wolfgang Pikal | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Captain | Firman Utina | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Most caps | Bambang Pamungkas (86) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Top scorer | Bambang Pamungkas (34) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Home stadium | Gelora Bung Karno Stadium | ||||||||||||||||||||||||||||||
| FIFA code | IDN | ||||||||||||||||||||||||||||||
| FIFA ranking | 129 | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Highest FIFA ranking | 76 (September 1998) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Lowest FIFA ranking | 153 (December 1995, December 2006 and July 2008) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Elo ranking | 130 | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Highest Elo ranking | 35 (November 1969) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Lowest Elo ranking | 155 (4 December 1995) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||
| First international | |||||||||||||||||||||||||||||||
(Batavia, Dutch East Indies; March 28, 1921)[1] | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Biggest win | |||||||||||||||||||||||||||||||
(Seoul, South Korea; September 22, 1972) (Jakarta, Indonesia; December 23, 2002) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Biggest defeat | |||||||||||||||||||||||||||||||
(Copenhagen, Denmark; September 3, 1974) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| World Cup | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Appearances | 1 (First in 1938) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Best result | Round 1, 1938 | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Asian Cup | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Appearances | 4 (First in 1996) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Best result | Round 1, 1996, 2000, 200 | sumber: | http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia_national_football_team | ||||||||||||||||||||||||||||
Arema FC
17.55 |
| Full name | Arema Football Club | |
|---|---|---|
| Nickname(s) | Singo Edan[1] (The Crazy Lions) | |
| Founded | 11 August 1987 | |
| Ground | Kanjuruhan, Malang (Capacity: 30,000[2]) | |
| Chairman | ||
| Manager | ||
| League | Indonesia Super League | |
| 2009-10 | Super League, 1starema Ditantang Tim Universitas JepangTim Universitas Jepang tersebut diperkuat enam pemain timnas Jepang yang menjuarai Piala Asia.Oleh Tegar Paramartha3 Mar 2011 13:40:00 Keberhasilan Arema Indonesia menyulitkan tuan rumah Cerezo Osaka di laga perdana Liga Champions Asia di grup G kemarin sore (02/03), membuat Japan University Football Association (JUFA) tertarik untuk menggelar partai uji coba dengan juara bertahan Superliga Indonesia tersebut. Seperti yang dilansir Malang Post, Chief Director of PR Committee for JUFA, Kent Takahashi secara resmi menemui Pelaksana Harian Arema, Abriadi Muhara di Hotel Monterey untuk menanyakan kesediaan Arema. Abriadi memastikan Arema bersedia, tetapi untuk waktunya belum dipastikan karena melihat jadwal kedua belah pihak. Untuk lokasi sudah ditetapkan JUFA akan terbang ke Indonesia, sehingga diperkirakan lokasi uji coba akan dilaksanakan di stadion Kanjuruhan, markas Arema. Meskipun berlabel universitas, JUFA bukanlah tim yang dapat dipandang enteng bahkan kualitas mereka bisa dibilang paling tinggi di Asia. Karena enam pemain yang ada di JUFA adalah anggota pemain timnas Jepang yang berhasil menjadi juara Piala Asia 2011 dengan mengalahkan tim nasional Australia di final. | |
Langganan:
Komentar (Atom)







MALANG – Carut marut yang terjadi pada Arema saat ini, disinyalir ada yang ikut bermain. Termasuk memanfaatkan momen keterlambatan pembayaran gaji, untuk menghancurkan Arema. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak tertentu, yang tetap ngotot ingin membawa Arema bergeser dari Super Liga. 